Menu Toolsenin
Kategori Alat
Informasi & Bantuan

Kalkulator Target Heart Rate Olahraga

Tentukan zona detak jantung target saat olahraga (zona pembakaran lemak, kardio, ketahanan) menggunakan rumus Karvonen.

Parameter Detak Jantung Latihan
BPM
Estimasi Detak Jantung Maksimal (Max HR):
192 BPM

5 Zona Detak Jantung Latihan (Formula Karvonen):

Zona Latihan Intensitas (%) Rentang BPM Tujuan & Manfaat Utama
IKLAN / SPONSOR
Ruang Iklan Terverifikasi Google AdSense Responsif, ramah pengguna, dan memenuhi pedoman IAB (Interactive Advertising Bureau).
Slot Iklan

Pentingnya Mengukur Heart Rate Saat Berolahraga

Berolahraga secara efektif bukan semata-mata memaksakan diri hingga kelelahan ekstrem. Dengan memantau zona detak jantung (*Heart Rate Zones*), Anda dapat melatih tubuh sesuai dengan target spesifik yang ingin dicapai, baik itu pembakaran lemak maksimal (*fat burn*), peningkatan kapasitas paru-paru (*aerobic endurance*), atau peningkatan kecepatan lari (*anaerobic threshold*).

Metode Rumus Karvonen (Heart Rate Reserve)

Berbeda dengan rumus persentase dasar, Formula Karvonen memperhitungkan *Resting Heart Rate* (detak jantung saat baru bangun tidur di pagi hari), sehingga perhitungannya jauh lebih personal dan akurat:

Detak Jantung Maksimal (MHR) = 220 - Usia
Heart Rate Reserve (HRR) = MHR - Resting Heart Rate (RHR)
Target Heart Rate = (HRR × Intensitas %) + RHR
IKLAN / SPONSOR
Ruang Iklan Terverifikasi Google AdSense Responsif, ramah pengguna, dan memenuhi pedoman IAB (Interactive Advertising Bureau).
Slot Iklan

FAQ Target Heart Rate

Di zona mana pembakaran lemak paling efisien terjadi?
Pembakaran lemak paling optimal berada pada Zona 2 (60% - 70% intensitas). Pada zona ini, tubuh Anda menggunakan persentase asam lemak bebas lebih banyak sebagai sumber bahan bakar utama dibanding glikogen gula otot, dan Anda tetap dapat berbicara santai tanpa terengah-engah (*conversational pace*).